Cara bermain
- Ketik kata lima huruf apa saja lalu tekan Enter.
- Setiap kotak berubah warna:
- Hijau: hurufnya tepat di posisi yang benar.
- Kuning: hurufnya ada di kata itu, tapi di posisi lain.
- Abu-abu: hurufnya tidak ada di kata itu.
- Gunakan warna-warna itu untuk mendekati jawaban. Kamu punya enam percobaan.
Papan ketik di layar mengingat warna setiap huruf yang sudah kamu coba, jadi kamu tidak akan salah mengetik huruf abu-abu yang sama lagi.
Contoh singkat
Misalkan percobaan pertamamu adalah BINTANG (hanya contoh, bukan jawaban hari ini).
- B menjadi abu-abu: tidak ada B di kata itu.
- I menjadi kuning: ada huruf I, tapi bukan di posisi itu.
- N menjadi hijau: tepat di situ.
- T, A, G menjadi abu-abu.
Dengan satu percobaan saja kamu sudah tahu di mana letak N, bahwa ada I di tempat lain, dan bisa mencoret beberapa huruf sekaligus.
Kenapa bermain dalam bahasa Indonesia terasa berbeda
Alfabet Latin bahasa Indonesia tidak punya tanda diakritik sama sekali: tidak ada aksen, umlaut, atau tanda baca di atas huruf. Jadi setiap kotak di papan hanya berisi satu huruf biasa, dan warnanya langsung jelas tanpa keraguan soal huruf mana yang sebenarnya dimaksud. Ini beda dengan bahasa yang punya huruf bertanda: di sini, hijau atau kuning selalu tentang huruf itu sendiri, tidak pernah tentang variasi tanda di atasnya.
Tapi bahasa Indonesia punya empat gabungan huruf yang berbunyi seperti satu suara: NG, NY, SY, dan KH. Di papan permainan, masing masing tetap dua kotak terpisah, bukan satu kotak untuk satu bunyi. Kalau kata hari itu diawali NG atau NY, dua kotak pertama sebenarnya satu bunyi yang kamu kenal sehari hari, tapi kotak hijau di huruf pertama tidak memberi tahu apa pun soal huruf kedua, dan sebaliknya. Itu membuat gabungan huruf ini terasa seperti dua tebakan tersembunyi dalam satu bunyi.
Bahasa Indonesia juga sangat bergantung pada imbuhan: awalan seperti me-, ber-, di-, dan akhiran seperti -kan, -an, -i menempel pada kata dasar untuk membentuk kata baru. Kata lima huruf sering kali adalah kata dasar itu sendiri, belum kena imbuhan, jadi mengenali pola kata dasar lebih membantu daripada menebak dari bentuk berimbuhan yang biasa kamu dengar sehari hari.
Harian atau tanpa batas
Kata harian sama untuk semua orang hari ini dan dihitung ke streak-mu. Setelah selesai, kamu bisa membagikan kotak-kotak warna tanpa menunjukkan satu huruf pun.
Mode tanpa batas memberimu kata baru secara acak setiap kali kamu selesai. Cocok untuk mencoba kata pembuka atau mode sulit tanpa mengambil risiko pada streak-mu, dan tidak pernah memakai kata untuk besok.
Tips untuk awal yang baik
Mulai dengan huruf yang umum. Percobaan pertama dengan beberapa huruf vokal dan konsonan seperti R, N, atau T memberitahumu lebih banyak daripada percobaan penuh huruf langka.
Jangan ulangi huruf abu-abu. Terdengar jelas, tapi tetap menjadi cara paling umum kalah di percobaan terakhir.
Pindahkan huruf kuning. Kotak kuning memberitahumu di mana huruf itu tidak berada. Coba posisi lain di percobaan berikutnya.
Simpan satu percobaan untuk memisahkan kandidat. Kalau masih ada beberapa kata yang cocok, percobaan yang menyingkirkan beberapa sekaligus lebih berharga daripada menebak satu per satu.
Kenali kata dasarnya dulu. Banyak kata bahasa Indonesia yang tampak panjang sebenarnya kata dasar pendek ditambah imbuhan. Kalau kamu sudah hafal pola kata dasar lima huruf yang umum, tebakan pertamamu jadi lebih tajam.
Cara kerja streak
Menyelesaikan setidaknya satu permainan harian menambah streak keseluruhanmu hari itu. Setiap tujuh hari berturut turut kamu mendapat satu pembeku streak, maksimal dua sekaligus. Pembeku ini otomatis dipakai begitu kamu melewatkan satu hari, jadi streak-mu tidak langsung putus. Kalau hari terlewat dan tidak ada pembeku tersisa, streak-nya kembali ke nol, tapi menyelesaikan kata hari yang terlewat dari arsip dalam 24 jam setelah hari itu berakhir akan memperbaiki streak-mu. Pembeku streak tidak bisa dibeli, hanya bisa didapat dengan bermain. Progres dan streak-mu tersimpan di perangkatmu sendiri, tidak perlu akun.
Pelajaran setelah setiap papan
Begitu papan selesai, menang atau kalah, sebuah pelajaran singkat terbuka: jenis katanya, artinya, dan, kalau kata itu punya satu, contoh kalimat yang memakainya. Pelajaran ini selalu terbuka, bahkan kalau percobaanmu habis sebelum menemukan jawabannya.
Kartu ulang yang mengingat kata sulit
Kata yang sempat menyulitkanmu masuk ke kartu ulang yang memakai sistem Leitner: lima kotak dengan jarak 1, 2, 4, 7, dan 15 hari. Setiap kali kamu mengingat kata itu dengan benar, kartunya naik ke kotak berikutnya dengan jarak yang lebih panjang. Kata yang sampai ke kotak terakhir dianggap sudah dikuasai. Ini sistem terpisah dari streak, jadi kartu ulangmu bisa tumbuh pelan pelan tanpa mempertaruhkan progres harianmu.
Terus bermain
- Permainan dalam bahasa Inggris: versi asli dengan lima huruf.
- Permainan serupa lainnya: daftar permainan yang mirip.
Wordle adalah merek dagang milik The New York Times Company. Tile Streak tidak berafiliasi maupun didukung oleh The New York Times.